Resmi Dilantik, Ketua TP-PKK Kabupaten Tolikara Berkomitmen Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

WAMENA[papuani.com]-Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Tolikara, Ny. Elisabeth Y. Flasy Wandik, SE,MM secara resmi dilantik oleh Ketua TP-PKK Provinsi Papua Pegunungan, Ny. Yuliana Kobak di Wamena, Kamis 22 Mei 2025.

Acara pelantikan bersamaan dengan 7 Ketua TP-PKK Kabupaten di Provinsi Papua Pegunungan dan disaksikan Wakil Gubernur Papua Pegunungan, Ones Pahabol, Bupati Tolikara, Willem Wandik, dan Bupati Lanny Jaya, Aletinus Yigibalom serta para pimpinan dan staf OPD.

Ketua TP-PKK Kabupaten Tolikara Ny. Elisabeth Y. Flasy Wandik, SE.,MM mengucap syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia menyatakan bahwa setelah pelantikan ini, segera dibentuk Tim Penggerak PKK di tingkat Kabupaten dan Kecamatan/Distrik. 

Program utama yang akan mereka jalankan meliputi 10 program PKK, termasuk 4 kelompok kerja (pokja) yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat. Di antaranya, fokus utama adalah pemberian makanan bergizi kepada ibu hamil, bayi dan balita untuk mencegah stunting. 

Program unggulan dan kolaborasi lintas sektor akan difokuskan terutama pada program pemberian makanan bergizi. Prioritas lainnya yakni di bidang pendidikan meliputi program pengentasan buta aksara dan pendidikan paket A, B, dan C, bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Tolikara. 

“Kami akan lakukan pendataan dengan pendataan ibu hamil, bayi dan balita yang kurang gizi di seluruh wilayah, termasuk di tingkat distrik dan kampung,” ujar Ny. Elisabeth Flasy Wandik.

Setelah membentuk TP-PKK tingkat Distrik, pihaknya akan berkolaborasi dalam berbagai kegiatan, termasuk kegiatan keagamaan di wilayah-wilayah pembangunan.  Selain itu ada Program Nikah Massal dan Disiplin Pejabat, sebagai bagian dari upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan dan kehidupan masyarakat. Dikatakan bahwa ASN, aparat desa, dan kepala suku diwajibkan memiliki satu istri sesuai aturan. 

“Pejabat yang memiliki lebih dari satu istri tidak akan diberi jabatan, baik kepala desa maupun pejabat eselon. Istri pejabat harus mendampingi dan berada di tempat tugas suaminya,” ucap Ny. Elisabeth Flasy Wandik.

Ketua TP-PKK, Ny. Elisabeth Wandik menegaskan, semua istri pejabat harus hadir di tempat tugas suami agar suasana kerja menjadi lebih jelas dan tertib. 

Ny. Elisabeth Flasy Wandik juga berkomitmen akan berupaya menurunkan angka stunting di Kabupaten Tolikara yang saat ini masih tinggi sesuai data Stunting Nasional.

“Kami akan bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Dinas Kesehatan untuk menurunkan angka stunting di Tolikara. Program yang sudah berjalan termasuk program 1000 Hari Kehidupan (HPK), yaitu pemberian makanan bergizi kepada ibu hamil, bayi, dan balita. Pemerintah Kabupaten Tolikara akan selalu mendukung penuh kegiatan ini, karena TP-PKK merupakan ujung tombak pemerintah dalam mendukung program-program unggulan daerah,” kata Ny. Elisabeth Wandik.

“TP-PKK tersebar di seluruh distrik, kampung, dan pelosok di Tolikara, sehingga dapat menjangkau seluruh masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, kami yakin semua program ini akan berjalan dengan baik demi kesejahteraan masyarakat Tolikara,” terangnya.[Diskominfo Tolikara]*

Post View : 1860

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *