KARUBAGA[papuani.com]-Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Tolikara, Elius Enembe, S.Kep.,M.Kes mendampingi Asisten II Setda Kabupaten Tolikara, Dr. Imanuel Gurik, SE., M.Ec.Dev melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan fisik di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara, Senin (15/12/2025).
Peninjauan ini merupakan bagian dari upaya pengawasan dan pengendalian demi memastikan seluruh pekerjaan berjalan sesuai rencana dan tepat waktu serta memenuhi standar mutu dan kualitas.

Sejumlah proyek pembangunan sarana dan prasarana kesehatan yang ditinjau meliputi: Pembangunan 12 unit rumah paramedis dan rumah dokter, Pekerjaan talud serta penataan halaman kantor dan puskesmas, Rehabilitasi dua unit Puskesmas yaitu Puskesmas Goyage dan Puskesmas Yiluk, dan Pembangunan lanjutan Tahap II Puskesmas di Distrik Lianogoma, Distrik Kondaga, dan Distrik Telenggeme.
Kepala Dinas Kesehatan, Elius Enembe, menjelaskan bahwa pembangunan ini merupakan realisasi dari komitmen Bupati Tolikara, Wilem Wandik, S.Sos, bersama Wakil Bupati, Yotam Wonda, S.H., M.Si, dalam meningkatkan kualitas dan pemerataan pelayanan kesehatan. Fokus utama adalah menjangkau masyarakat di wilayah distrik dan daerah terpencil.

“Penyediaan sarana dan prasarana kesehatan yang memadai, termasuk rumah tinggal bagi tenaga kesehatan, diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan kerja serta kinerja tenaga medis dan paramedis dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat,” ujar Elius Enembe.
Apresiasi Kinerja Dinkes
Pada kesempatan yang sama, Asisten II Setda, Dr. Imanuel Gurik, menekankan pentingnya pengawasan langsung di lapangan sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah. Hal ini untuk memastikan setiap tahapan pekerjaan berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis dan kontrak kerja yang telah ditetapkan.

Dr. Imanuel Gurik juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Tolikara atas kinerjanya yang telah menyelesaikan sebagian besar pembangunan fisik tepat waktu sesuai kontrak kerja Tahun Anggaran 2025.
“Capaian ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya agar pelaksanaan pembangunan fisik dapat diselesaikan tepat waktu dan sesuai perencanaan,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Tolikara berharap, seluruh pembangunan fisik di sektor kesehatan ini dapat segera dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan mutu pelayanan dan derajat kesehatan masyarakat Tolikara secara berkelanjutan.[Diskomdigi Tolikara]*






