KARUBAGA[papuani.com]-Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Tolikara menggelar Perayaan Natal Gabungan ASN, TNI-Polri dan seluruh elemen masyarakat di Gereja GIDI Ebenhaizer Karubaga pada Sabtu (13/12/2025).
Natal Gabungan ini dijadikan momentum rohani yang mendalam untuk mempererat persatuan dan memperkuat iman serta meneguhkan komitmen untuk membangun Tolikara yang damai dan sejahtera.

Acara berlangsung khidmat dan penuh suka cita sesuai tema: “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21–24), dan subtema yang tegas: “Berkat Natal ASN, TNI/POLRI bersama Masyarakat Kabupaten Tolikara Mengalami Pertobatan dan Pemulihan Total Menyongsong Tahun 2026”.
Rangkaian kegiatan diawali dengan Ibadah Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) yang dipimpin oleh Pdt. Lipius Biniluk, S.Th, M.Th. Dalam khotbahnya, ia menekankan bahwa pertobatan dan pemulihan total harus dimulai dari keluarga, dengan mengajak umat untuk selalu membaca dan merenungkan Alkitab serta melakukan doa puasa.

Ibadah puncak natal gabungan pada sore hari dipimpin oleh Pdt. Aten Yikwa, Sekretaris GIDI Wilayah Toli. Pdt. Aten menegaskan bahwa pemulihan daerah hanya dapat terwujud jika setiap keluarga lebih dahulu mengalami pemulihan.
“Tolikara hanya bisa dipulihkan jika setiap keluarga terlebih dahulu mengalami pemulihan. Dari keluarga yang takut akan Tuhan, akan lahir generasi yang membawa damai dan kebenaran,” tegas Pdt. Aten.

Pesan Bupati: Pertobatan dan Legalisasi Keluarga
Bupati Tolikara, Willem Wandik, SE, MM, dalam sambutannya menyampaikan ajakan kuat untuk menjadikan Natal sebagai momentum pertobatan, pengampunan, dan rekonsiliasi.
“Di penghujung masa kepemimpinan kami, saya bersama Wakil Bupati mengajak seluruh masyarakat untuk bertobat dan mengalami pemulihan total, demi masa depan Tolikara yang lebih maju, damai, dan sejahtera,” ujar Bupati Wandik.

Bupati juga menyoroti pentingnya kesatuan dan legalitas dalam keluarga. Ia mendorong pasangan suami istri yang belum menikah secara resmi agar segera mendaftarkan diri untuk mengikuti program pernikahan massal yang diselenggarakan pemerintah daerah.
“Keluarga yang kuat akan melahirkan masyarakat dan daerah yang kuat,” tambahnya.

Bupati berharap semangat Natal diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, dimulai dari keluarga. “Jika kita sudah diberkati, maka pancaran Kristus seperti nyala lilin akan menerangi sekeliling kita. Dari keluarga, terang Kristus akan menyinari seluruh Tolikara,” tutupnya.
Agenda Rutin dan Bingkisan Kasih
Ketua Panitia Natal Gabungan, Ny. Elizabeth Yulanda Flassy Wandik, SE, MM, melaporkan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin pemerintah daerah sebagai wujud kebersamaan dan pelayanan.

Sebagai bentuk kasih dan penghormatan, panitia juga membagikan bingkisan Natal kepada para orang tua yang hadir, yang merupakan sumbangsih dari seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara.
Perayaan ini diharapkan menjadi panggilan iman untuk perubahan hati, penguatan nilai-nilai kasih, persatuan, dan damai sejahtera guna membangun Tolikara yang rukun, maju, dan diberkati.[Diskomdigi Tolikara]*






