Bupati Tolikara Tegaskan: Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Rakyat

KARUBAGA[papuani.com]-Pemerintah Kabupaten Tolikara melalui Baperida menggelar Forum Perangkat Daerah dalam rangka pembahasan rancangan awal Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja-PD) tahun 2027 selama 3 (tiga) hari bertempat di Aula Bapperida.

Kegiatan Forum Perangkat Daerah yang dimulai pada 21 hingga 23 April 2026 ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi ruang penting untuk memastikan setiap program pemerintah benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos dengan tegas mengingatkan seluruh perangkat daerah agar meninggalkan pola kerja lama yang tidak efektif.

“Tidak boleh ada lagi program yang tidak berdampak. Tidak boleh ada pemborosan anggaran,” ujar Bupati Tolikara Willem Wandik.

Menurut Bupati Willem Wandik, tahun 2027 akan menjadi periode yang penuh tantangan. Ketidakpastian global, serta kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat,akan berpengaruh langsung hingga ke daerah. Karena itu, setiap kebijakan harus dirancang dengan cermat,setiap rupiah harus memiliki arti dan setiap program harus menyentuh kehidupan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Tolikara menetapkan sejumlah prioritas pembangunan. Di sektor ekonomi, penguatan potensi lokal menjadi kunci, mulai dari UMKM, pertanian, hingga perkebunan. Ketahanan pangan dan pengendalian harga kebutuhan pokok juga menjadi perhatian utama, demi menjaga stabilitas kehidupan masyarakat di daerah pegunungan.

Di bidang sosial, peningkatan kualitas sumber daya manusia terus didorong melalui pendidikan dan layanan kesehatan. Upaya percepatan penurunan stunting dan kemiskinan pun menjadi fokus penting.

Sementara itu, pembangunan infrastruktur dasar dan konektivitas wilayah terus dipacu,untuk membuka akses dan mempercepat pemerataan pembangunan. Lebih dari sekadar perencanaan,forum ini menjadi momentum perubahan.

Bupati Willem Wandik juga menegaskan pentingnya kerja berbasis data, kolaborasi lintas sektor, serta penerapan anggaran berbasis kinerja.

“Kita tidak bisa lagi bekerja dengan cara lama. Kita harus menghadirkan perubahan nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Bupati Willem Wandik mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara untuk bekerja sebagai satu tim, dengan satu tujuan, mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Kepala Baperida Tolikara, Elisabet Yolanda Flassy, SE.,MM dalam laporannya menyampaikan bahwa forum ini menjadi tahapan strategis dalam menyusun Rencana Kerja Perangkat Daerah Tahun 2027.

Melalui perencanaan yang matang, diharapkan mampu melahirkan program yang tepat sasaran, terukur, dan berdampak langsung bagi masyarakat. Di tengah keterbatasan wilayah pegunungan,harapan itu terus tumbuh. Dari ruang-ruang perencanaan hari ini,akan lahir kebijakan masa depan.[Diskomdigi Tolikara]*

Post View : 752

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *