WAMENA[papuani.com]-Forum Peduli Demokrasi Kabupaten Tolikara menggelar aksi demo dan memalang Sekretariat Tim Seleksi Anggota KPU Kabupaten Tolikara di Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Jumat 27 Oktober 2023. Para pendemo menolak hasil seleksi administrasi yang dilakukan secara offline.
Berdasarkan rilis yang ditrerima media ini, terdapat Sembilan (9) poin pernyataan sikap keberatan Forum Peduli Demokrasi Kabupaten Tolikara terhadap hasil seleksi administrasi anggota KPU Kabupaten Tolikara sebagai berikut:
- Terdapat kekhawatiran atas pengguguran mayoritas bakal calon anggota KPU Kabupaten Tolikara yang sebelumnya telah melewati tahap administrasi berkas secara lengkap dan melalui aplikasi online/SIAKBA. Hal ini menimbulkan pertanyaan mengenai kriteria seleksi yang digunakan.
- Proses pengambilan keputusan dan penetapan tertinggi adalah pleno namun kurang memperhatikan nilai kolektivitas dan kolegialitas, yang merupakan nilai budaya ketimuran Indonesia yang sangat penting dalam pengambilan keputusan.
- Dalam penetapan hasil administrasi bakal calon anggota KPU Kabupaten Tolikara, kepentingan satu kelompok tertentu tampak mendominasi, sementara kelompok kepentingan lainnya diabaikan.
- Dalam proses seleksi ini, terdapat potensi konflik kepentingan yang dapat mempengaruhi integritas dan objektivitas proses seleksi. Kami merasa bahwa perlu ada mekanisme yang lebih ketat untuk mencegah konflik kepentingan.
- Mendesak Timsel dan KPU RI untuk mempertimbangkan kembali proses pengumuman administrasi yang sedang berlangsung.
- Keterlibatan yang kurang aktif dari staf sekretariat KPU Kabupaten Tolikara dalam mendukung seluruh tahapan seleksi. KPU Papua Pegunungan dan KPU RI diminta untuk mengambil langkah yang diperlukan untuk memperbaiki keterlibatan staf sekretariat.
- Meminta agar semua informasi terkait proses seleksi, termasuk keputusan dan evaluasi, dapat diakses dengan mudah oleh semua pihak yang berkepentingan.
- Mengingatkan bahwa dalam proses seleksi anggota KPUK Tolikara tetap mengedepankan nilai-nilai demokrasi, keadilan, dan hak asasi manusia harus dihormati dan ditegakkan sepenuhnya.
- Memohon agar KPUP Papya pegunungan dan KPU RI segera mengambil alih proses seleksi yang sedang berjalan untuk memastikan transparansi dan keadilan dalam tahapan seleksi.
Forum Peduli Demokrasi Kabupaten Tolikara menegaskan bahwa mosi tidak percaya yang mereka sampaikan bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan keadilan dalam proses seleksi Anggota KPU Kabupaten Tolikara. Mereka meminta agar 9 poin disampaikan segera ditangani dengan serius. Langkah-langkah perbaikan perlu diambil untuk memastikan integritas, netralitas dan profesionalitas serta kepercayaan dalam proses seleksi.
Jumlah peserta yang mendaftarkan diri sebanyak 261, terdiri dari 157 orang dari Yahukimo dan 104 orang dari Tolikara. Berdasarkan Berita Acara Tim Seleksi Nomor: 007/TIMSELKK GEL.9/BA/02/95/2023 tanggal 25 Oktober 2023 tentang Penetapan Hasil Administrasi Bakal Bakal Calon Anggota KPU Kabupaten Tolikara dan Yahukimo.
Periode 2024-2029, Bakal Calon yang Lulus Penelitian Administrasi dan berhak mengikuti sebanyak 93 orang, yakni 40 orang dari Kabupaten Yahukimo dan 53 orang dari KabupatenTolikara.*






