KARUBAGA[papuani.com]-Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Tolikara menggelar peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 di Aula Gereja GIDI, Karubaga, Senin (8/12/20250.
Perayaan HUT DWP tingkat Kabupaten Tolikara tahun 2025 ini diikuti dengan penuh sukacita oleh seluruh pengurus dan anggota DWP Tolikara. Acara ini berlangsung dalam suasana Natal dan bertepatan dengan momentum Hari Noken Nasional.

Sambutan Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos, yang dibacakan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Dr. Yosua Noak Douw, S.Sos, MA, menegaskan bahwa peringatan HUT DWP adalah momen refleksi tentang peran penting perempuan dalam pembangunan daerah.
“Sering orang melihat ASN bekerja di kantor atau pejabat berdiri di podium. Namun sesungguhnya ada pelita yang bekerja dalam diam—istri dan ibu yang menopang dengan cinta, doa, dan pengorbanan,” ujarnya.

Bupati Willem Wandik menekankan bahwa perempuan Tolikara memiliki posisi strategis sebagai: penjaga budaya, moral keluarga dan kekuatan sosial.
Ia juga mengaitkan peringatan ini dengan filosofi noken (tas tradisional Papua), yang digambarkan sebagai peran perempuan sebagai penyangga kehidupan dan peradaban.
Bupati Willem Wandik menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota DWP yang telah mendukung berbagai agenda pembangunan daerah, di antaranya: peningkatan kualitas pendidikan keluarga, melalui program gizi dan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pengembangan ekonomi kreatif perempuan, pelestarian budaya dan penguatan iman, dan reformasi birokrasi dan pembangunan kawasan pemerintahan.

“Pembangunan tidak dimulai dari kantor, tetapi dari rumah. Dari meja makan, dari doa seorang ibu, dan dari pendidikan karakter dalam keluarga,” tegas Bupati Willem Wandik.
Bupati mengajak seluruh perempuan Tolikara untuk terus menjadi mitra pemerintah. “Jadilah pelita rumah tangga, noken harapan generasi, dan sahabat pemerintah dalam mewujudkan Tolikara yang religius, berbudaya, mandiri, adil, dan sejahtera,” tutupnya.
Dalam sambutan Ketua Umum DWP Pusat, Ny. Ida Budi Gunadi Sadikin, yang dibacakan oleh Ketua DWP Tolikara, Ny. Novita R. Douw, ditekankan bahwa DWP memiliki peran strategis dalam mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Mengangkat tema nasional “Peran Strategis DWP dalam Pendidikan Anak Bangsa untuk Indonesia Emas 2045”, DWP Pusat menekankan pentingnya tiga pilar tumbuh kembang anak: Asih (kasih sayang), Asuh (gizi dan kesehatan) dan Asah (pendidikan dan stimulasi).
“Apa yang kita tanam dalam keluarga hari ini, itulah yang dituai bangsa dua puluh tahun mendatang,” kutip Ketua DWP Tolikara.
Ketua Umum DWP Pusat mengajak anggota untuk terus memperkuat pendidikan keluarga, kesehatan, ekonomi perempuan, serta menanamkan nilai kebangsaan dan etika sosial.
Perayaan HUT DWP ke-26 ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, memperluas peran, dan meningkatkan kontribusi perempuan dalam pembangunan Tolikara dan Indonesia.[Diskomdigi Tolikara]*






