Karubaga,Tolikara[papuani.com]-Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Tolikara, Meinus Y. Wenda, S.IP turun langsung ke lapangan guna mendekati kelompok warga yang berselisih di Karubaga, Senin (26/10/2026) Langkah cepat ini dilakukan guna meredam ketegangan serta mengupayakan mediasi perdamaian melalui pendekatan dialog dan musyawarah.
Ketua DPRK Meinus Y. Wenda kepada media mengatakan, dalam kunjungannya tersebut, ia bersama pihak keamanan mendatangi dua titik kumpul utama warga, yakni kawasan Giling Batu bagian bawah dan kawasan Agung Mulia dekat Tugu Salib.

Kehadiran unsur pimpinan daerah di tengah massa bertujuan memberikan rasa aman sekaligus melarang adanya aksi lanjutan atau perang susulan. Mengingat Tolikara dikenal sebagai “Tanah Injil”, ia menyayangkan insiden pertumpahan darah.
“Kami pimpinan daerah harus turun ke lapangan untuk melarang, karena Tolikara ini Tanah Injil. Kemarin baru terjadi pertumpahan darah, dan itu tidak boleh terjadi lagi,” tegas Ketua DPRK Meinus Y. Wenda.
Ia menambahkan, meski insiden tersebut merupakan musibah dan pihak korban merasa terpukul hingga sempat melakukan serangan balik, kehadiran pimpinan daerah difokuskan untuk meredam situasi dan mencegah terjadi konflik lanjutan.
Pihak DPRK Tolikara bersama aparat keamanan terus mengawal proses pendekatan persuasif ini. Upaya mediasi perdamaian yang dibangun ini diharapkan menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan, persaudaraan, dan memulihkan ketertiban di ibu kota Kabupaten Tolikara.[Diskomdigi Tolikara]*






