KARUBAGA[papuani.com]-Anggota DPRD Kabupaten Tolikara masa jabatan 2024-2029 secara resmi telah dilantik dan diambil sumpah/janji oleh Ketua Pengadilan Negeri Wamena, Hermawan Agung Wicaksono, S.H., M.H di Aula Sidang DPRD Tolikara, Karubaga, Selasa 18 Maret 2025.
Sebanyak 30 anggota DPRD yang dilantik, mengangkat Meinus Wenda, S.IP dari PDIP (partai peraih kursi terbanyak) sebagai Ketua Sementara DPRD Tolikara. Sedangkan, Ketua I Sementara dijabat Wes Kogoya dari PKS (partai pemenang kursi terbanyak kedua).

Sebagai ungkapan rasa syukur, Ketua Sementara DPRD Kabupaten Tolikara, Meinus Wenda bersama para pendukung menggelar acara syukuran di Distrik Konda, Rabu 19 Maret 2025.
Pada kesempatan itu, Meinus Wenda menyampaikan terima kasih kepada Tuhan karena atas kebaikan-Nya, ia bersama 29 anggota DPRD lainnya, dilantik dalam acara yang penuh hikmat. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada mantan Penjabat Bupati Marthen Kogoya, SH.,M.AP bersama Pemerintah Daerah, KPU, Bawaslu, TNI-Polri yang telah bersinergi menyukseskan Pileg, Pilpres dan Pilkada dengan aman dan damai.

“Kami bisa dilantik karena peran mantan Penjabat Bupati Marthen Kogoya bersama jajarannya yang dengan serius mendukung Pemilu sehingga semua proses dapat terlaksana sesuai agenda nasional,” ucapnya.
Mewakili seluruh anggota DPRD Tolikara, Meinus Wenda memberikan apresiasi yang tinggi kepada Bupati Willem Wandik dan Wakil Bupati Yotam Wonda yang berperan dalam mempercepat acara pelantikan. Lebih membanggakan lagi acara pelantikan dilakukan di Karubaga sehingga bisa dihadiri anggota keluarga dan para pendukung.

“Saya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pendukung dan simpatisan masing-masing partai politik yang telah mempercayakan kami menjadi wakil rakyat di legislatif. Kami tidak bisa membalas dengan harta benda lainnya, namun Tuhan Allah yang punya segala berkat akan memberkati kita semua. Tolikara adalah tanah Injil karena itu kami harus kerja jujur, dan netral,” tambahnya.
Menurut Meinus Wenda, sebagai Ketua DPRD Sementara, tugas yang diembannya diantaranya, memimpin rapat kedewanan dan melengkapi alat-alat kelengkapan yaitu pembentukan fraksi dan komisi-komisi kedewanan dalam kurun waktu 3 (tiga) bulan.

Dalam rangka memajukan pembangunan daerah di semua bidang, Meinus Wenda berharap sinergitas dan hubungan kemitraan eksekutif dan legislatif semakin diperkuat dalam hubungan mewujudkan Kabupaten Tolikara yang RAMAH (Religius, Berbudaya, Mandiri, dan Adil, dan Sejahtera) sesuai visi misi bupati dan wakil bupati.
“Kami tidak bisa jalankan program pembangunan seorang diri. Antara eksekutif dengan legislatif harus menjadi mitra kerja yang kuat dalam mewujdukan Kabupaten Tolikara yang RAMAH sesuai visi dan misi bupati dan wakil bupati. Kita harus bekerja sama dan berkolaborasi dengan semua stakeholder sehingga dapat membawa kabupaten ini menjadi lebih maju dan sejahtera,” tegas Meinus Wenda.[Diskominfo Tolikara]*






