Kanggime,Tolikara[papuani.com]-Bupati Tolikara, Willem Wandik S.Sos bersama Wakil Bupati Yotam Wonda, SH.,M.SI melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Distrik Kanggime, Senin (9/2/2026). Kunjungan ini dalam rangka meninjau langsung kesiapan lokasi dan fasilitas pendukung kegiatan Badan Pekerja Lengkap (BPL) GIDI, sekaligus memastikan sejumlah kebutuhan prioritas masyarakat yang masih perlu dibenahi.
Turut hadir dalam Kunker ke Kanggime, Sekretaris Daerah, Asisten I, Asisten II, serta pimpinan OPD terkait lainnya. Selain unsur pemerintah daerah, kegiatan peninjauan juga diikuti oleh perwakilan BPP GIDI, BP GIDI Wilayah Toli, serta 6 BP Klasis di Wilayah Pembangunan II Kabupaten Tolikara. Kehadiran unsur gereja dan pimpinan wilayah ini menunjukkan adanya sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan lembaga gereja dalam mendukung suksesnya agenda besar BPL GIDI.

Dalam peninjauan lapangan, rombongan melihat langsung titik-titik strategis yang berkaitan dengan pelaksanaan kegiatan BPL GIDI. Pemerintah memastikan lokasi utama kegiatan siap digunakan, aman, dan mampu menampung seluruh rangkaian acara. Selain itu, rombongan juga mengecek kondisi infrastruktur dasar dan fasilitas yang akan digunakan oleh masyarakat serta para peserta yang akan datang dari berbagai wilayah.
Beberapa fokus utama yang menjadi perhatian dalam kunjungan ini antara lain: ketersediaan air bersih yang masih terbatas, proses finishing Gedung Tolibaga, penataan dan perbaikan jalan dalam Kota Kanggime, serta kesiapan tempat penginapan bagi peserta BPL GIDI. Peninjauan dilakukan agar seluruh kebutuhan tersebut dapat dipenuhi sebelum hari pelaksanaan, sehingga kegiatan berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Bupati Willem Wandik menegaskan bahwa BPL GIDI merupakan agenda besar yang berdampak langsung pada pelayanan dan wajah Kota Kanggime. Oleh sebab itu, pemerintah daerah harus hadir memastikan kesiapan dari sekarang, termasuk mempercepat koordinasi lintas OPD dan memastikan kebutuhan pokok yang masih kurang segera dipenuhi.

“Kanggime harus siap. BPL GIDI ini kegiatan besar, sehingga fasilitas dasar seperti air bersih, jalan, gedung, dan penginapan harus kita pastikan benar-benar layak. Kebutuhan pokok yang masih kurang akan segera disiapkan. Ini demi pelayanan terbaik bagi masyarakat dan seluruh peserta yang datang,” tegas Bupati Willem Wandik.
Bupati juga meminta seluruh OPD terkait agar segera menindaklanjuti hasil peninjauan lapangan, terutama kebutuhan teknis yang bersifat mendesak dan harus diselesaikan sebelum kegiatan berlangsung.
Kunjungan kerja ini menjadi bukti komitmen Pemerintah Kabupaten Tolikara untuk hadir langsung melihat kondisi riil di lapangan, mendengar kebutuhan masyarakat, serta memastikan percepatan pembangunan dan pelayanan dasar.
Pemerintah berharap seluruh elemen masyarakat, gereja, dan pemangku kepentingan lainnya terus mendukung persiapan ini agar pelaksanaan BPL GIDI berjalan aman, tertib, dan sukses, sekaligus menjadi momentum pembenahan Kota Kanggime menuju kota distrik yang lebih tertata, bersih, dan siap menjadi pusat kegiatan besar di Tolikara.
Menurut rencana, Rapat BPL GIDI akan dilaksanakan pada bulan November 2026. Sejunlah agenda penting yang akan dibahas dalam rapat tersebut antara lain, evaluasi pelayanan gereja (wilayah, jemaat, distrik), program kerja dan arah pelayanan tahun berjalan, persiapan agenda besar gereja (HUT, Sidang Sinode, BPL Wilayah), keuangan gereja (laporan dan kebutuhan pelayanan), penetapan panitia kegiatan gereja, pembinaan hamba Tuhan dan majelis, isu penting jemaat (pendidikan, sosial, konflik, moral), serta keputusan dan rekomendasi resmi BPL untuk ditindaklanjuti.[Diskomdigi Tolikara]*






