“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Tolikara untuk tidak mudah percaya setiap informasi yang tidak benar (hoax) yang disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab melalui media sosial. Setiap berita hoax, isu miring atau ujaran kebencian harus dilawan, terutama menjelang tahun politik,” ujar Pj Bupati Marthen Kogoya.

Hal itu ditegaskannya karena akhir-akhir ini muncul berbagai informasi dan berita hoax lewat media sosial seperti WhatsApp Grup, Facebook dan media sosial lainnya yang bisa memecah belah persatuan. Ia meminta setiap orang untuk bijak memilah setiap berita positif dan negatif yang disebarkan melalui media sosial agar tidak menimbulkan konflik sosial.
Menurut Pj Bupati Marthen Kogoya, sarana teknologi informasi dan komunikasi semakin canggih sehingga semua orang bisa mengakses media sosial kapan dan dimana saja. Namun sangat disayangkan, kadang orang salah menggunakan media sosial yaitu untuk menjatuhkan orang lain.
“Media sosial memiliki peran yang sangat penting dalam menyampaikan setiap informasi positif kepada publik. Hanya saja kadang disalahgunakan untuk menjatuhkan orang lain karena iri hati atau benci. Jadi setiap orang harus pintar melihat setiap berita atau informasi sebelum menyebarkan kepada orang lain. Berita yang tidak benar bisa menimbulkan konflik,” tegas Pj Bupati Marthen Kogoya sambil mengajak seluruh elemen masyarakat Tolikara untuk bersinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah.
Seperti diketahui, masa kepemimpinan Marthen Kogoya sebagai Penjabat Bupati Tolikara berusia mendekati 1 tahun, terhitung sejak ia dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Bapak Tito Karnavian di Jakarta pada Senin, 17 Oktober 2022.
Dalam satu tahun berkarya, Pj Bupati Marthen Kogoya sukses menjalankan roda pemerintahan, pembangunan dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Tolikara. Fokus utamanya ialah bekerja sesuai arahan Mendagri seperti menurunkan stunting, menjaga inflasi daerah, menjaga Kamtibmas, menyiapkan Pemilu Serentak 2024, selalu berada di tempat tugas, sering turun ke lapangan (kunjungan kerja ke distrik dan kampung-kampung) hingga mengelola keuangan daerah sebaik-baiknya untuk kesejahteraan rakyat.

Demi meningkatkan kualitas layanan pemerintah, Pj Bupati Marthen Kogoya tegas dalam upaya meningkatkan disiplin ASN pada setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Ia juga tak henti mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bergandengan senantiasa tangan menjaga dan persatuan dalam pembangunan demi terciptanya Kabupaten Tolikara yang maju, aman, damai dan sejahtera.
Bahkan, sejumlah program inovasi diluncurkan Pj Bupati Marthen Kogoya untuk menjawab kebutuhan riil masyarakat untuk mendukung peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan ketahanan pangan daerah yakni: Program Sarapan Sehat Anak Sekolah (Sarasehans), pembangunan Puskesmas Perawatan Plus, pemberian beasiswa, kerja sama dengan Surya Institute untuk program pembelajaran Gasing, pelatihan pengolahan makanan lokal.
Program primadona Sarasehans untuk PAUD, TK dan SD mendapat apresiasi luar biasa dari para orang tua terurama guru-guru. Selain menambah semangat anak-anak untuk pergi ke sekolah, sarapan sehat juga meningkatkan fokus dan konsentrasi anak-anak dalam belajar. (Diskominfo Tolikara)






