JAKARTA[papuani.com]-Mantan Penjabat Gubernur Papua Pegunungan, Nikolaus Kondomo, SH.,M.H menilai, keputusan Pemerintah Pusat menunjuk Dr. Velix Wanggai, S.IP.,MPA menjadi Pj Gubernur Papua Pegunungan sudah tepat. Sebab, Velix Wanggai dianggap memiliki sejumlah pengalaman di Pemerintahan baik Pusat maupun Daerah.
“Saya kenal baik dengan beliau (Velix Wanggai, red), beliau punya pengalaman luar biasa di pemerintahan, beliau juga Orang Asli Papua. Saya yakin beliau mampu melaksanakan tugas dengan baik. Pemerintah Pusat sudah tepat dan benar menunjuk pak Velix sebagai Penjabat Gubernur Papua Pegunungan,” kata Nikolaus Kondomo di Aula Sasana Bhakti Praja, Gedung C lt.3 Kemendagri di Jakarta, Senin 13 November 2023.

Nikolaus Kondomo berujar, sejumlah capaian positif berhasil ditorehkan dalam satu tahun kepemimpinannya, sebagai Penjabat Gubernur Papua Pegunungan. Dirinya berpesan, agar pejabat yang baru dapat melanjutkan pondasi yang telah dibangun, oleh Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan di bawah kepemimpinannya.
“Saat ditunjuk sebagai Pj Gubernur, kami memulai semuanya dari nol. Pemerintahan belum berjalan karena Aparatur belum ada, begitu juga dengan fasiltas penunjang seperti kantor dan lain-lain. Itulah yang kami persiapkan dalam satu tahun ini. Sekarang sudah ada sekitar 636 ASN di Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan. Kemudian, masalah lahan untuk pusat pemerintahan juga sudah tersedia,” ujarnya.
“Jadi, apa yang diamanahkan Pemerintah Pusat kepada saya setahun yang lalu sudah terlaksana dan kami telah membangun pondasi yang baik dalam pembangunan Provinsi yang baru ini,” imbuhnya.

Nikolaus Kondomo menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh masyarakat di Provinsi Papua Pegunungan. Sebab menurut Nikolaus, antusias dan partisipasi masyarakat, dalam mendukung dan memajukan Provinsi Papua Pegunungan sangat baik.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat di Provinsi Papua Pegunungan. Karena, sejak saya datang setahun yang lalu sampai sekarang, saya diterima dengan baik. Antusias dan partisipasi Masyarakat dalam menerima dan mendukung pembangunan, itu luar biasa sangat baik. Bagi saya, pro-kontra itu adalah hal yang lumrah sebagai kontrol sosial sehingga dalam pelayanan kepada masyarakat, pemerintah tetap berada pada rel yang semestinya dan pengambilan kebijakan juga benar-benar untuk kepentingan masyarakat,” ucapnya.*






