Pelayanan Kesehatan Menjangkau Daerah Terpencil, Masyarakat Distrik Wina dan Distrik Dundu Berikan Apresiasi kepada Pemkab Tolikara

KARUBAGA[papuani.com]-Komitmen Pemerintah Kabupaten Tolikara dalam memerangi keterisolasian layanan kesehatan terus dibuktikan. Melalui Dinas Kesehatan, pemerintah daerah melakukan terobosan dengan mendistribusikan obat-obatan dan layanan kesehatan langsung ke titik-titik terpencil, termasuk Distrik Wina (Babu dan Yogweme) dan Distrik Dundu pada Rabu (21/1/2026).

Kehadiran Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kabupaten Tolikara, Elius Enembe, S.Kep., M.Kes, beserta jajaran di Distrik Wina dan Distrik Dundu mendapat sambutan antusias oleh Kepala Puskesmas Wina, Wupunuk Aud dan Kepala Puskesmas Dundu, Dagito Kogoya bersama seluruh masyarakat setempat.

Selama bertahun-tahun, masyarakat di pedalaman Tolikara harus berjuang melawan medan geografis yang berat, cuaca ekstrem, dan minimnya akses transportasi untuk mendapatkan layanan medis. Namun, di bawah kepemimpinan Bupati Willem Wandik dan Wakil Bupati Yotam Wonda, hambatan tersebut mulai terkikis melalui penggunaan transportasi udara guna menjangkau daerah yang tak tersentuh jalur darat.

Tokoh Gereja, Enies Kogoya mengungkapkan rasa syukurnya atas perubahan ini.

“Pelayanan kesehatan sekarang tidak hanya berhenti di kota atau distrik yang mudah dijangkau. Kami melihat negara mulai hadir sampai ke kampung-kampung kami,” ungkapnya.

Apresiasi senada datang dari tokoh adat setempat. Ia menilai kehadiran langsung Kadinkes Elius Enembe di lapangan bukan sekadar urusan administratif, melainkan bentuk pelayanan dengan hati.

“Ketika pimpinan mau datang langsung, melihat dan mendengar sendiri, itu berarti rakyat dianggap penting,” ujar sang tokoh adat.

Senada dengan hal tersebut, kalangan intelektual Wilayah Pembangunan III menilai pendekatan turun lapangan ini berhasil memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah. Mereka menganggap layanan kesehatan kini bukan lagi sekadar kebijakan di atas kertas, melainkan upaya nyata yang menyelamatkan martabat dan keberlangsungan hidup rakyat kecil.

Meski mulai merasakan dampak positif, para tokoh masyarakat menyadari bahwa tantangan di depan masih besar. Infrastruktur jalan yang belum terhubung sepenuhnya masih menjadi kendala utama dalam mobilitas pelayanan.

Masyarakat berharap pemerintah tetap konsisten menjadikan sektor kesehatan sebagai prioritas utama. Pelayanan yang berkeadilan diyakini menjadi kunci untuk menjaga kesejahteraan masyarakat hingga ke ujung pelosok Tolikara.

“Kami menyadari tantangan ini tidak ringan. Tetapi dengan niat baik dan kepedulian Kepala Daerah periode ini, kami mulai merasakan langsung kehadiran negara,” tutup salah satu tokoh masyarakat.[Diskomdigi Tolikara]*

Post View : 777

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *