KARUBAGA[papuani.com]-Pemuda Kabupaten Tolikara siap mendukung visi-misi dan program pembangunan Bupati Willem Wandik, Sos dan Wakil Bupati Yotam Wonda, SH.,M.Si. Hal itu disampaikan tokoh pemuda Tolikara, Muru Wonda usai ikut menandatangani berita acara kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD 2025-2029 di Aula Kantor Bappeda, Igari, Karubaga, Rabu (16/4/2025).
Menurut Muru Wonda, ada beberapa poin penting yang perlu dilakukan Pemerintah Kabupaten Tolikara saat ini dalam mewujudkan visi pembangunan: Terwujudnya Tolikara yang Religius, Berbudaya, Mandiri, Adil dan Sejahtera”.

Poin penting dimaksud antara lain, Pemerintah Daerah harus bisa merangkul semua masyarakat dalam pembangunan tanpa membeda-bedakan, meningkatkan sinergitas instansi Pemerintah dengan lembaga kepemudaan, memverifikasi kembali data setiap organisasi kepemudaan, membasmi peredaran miras, dan memperhatikan pengusaha lokal terutama Mama-mama Papua.
“Harapan pemuda, dalam kepemimpinan yang baru semoga bapak Bupati dan Wakil Bupati bisa merangkul semua masyarakat dari berbagai suku, untuk menciptakan kerja sama yang harmonis, jujur dan bermartabat. Dampaknya yaitu setiap kebijkan bupati dan wakil bisa dinikmati oleh seluruh masyarakat,” ucap Muru Wonda kepada media.

“Sinergitas antara setiap OPD dan lembaga kepemudaan juga perlu ditingkatkan. Dinas Kesbangpol harus melakukan verifikasi ulang status setiap organisasi kepemudaan yang sudah terdaftar agar setiap bantuan hibah dapat terlaksana dengan baik,” tegasnya.
Demi menciptakan Kabupaten Tolikara yang mandiri dan sejahtera, Muru Wonda meminta agar penyakit sosial seperti miras, narkoba dan judi harus dibasmi. Selain itu, Pemerintah Daerah melalui dinas terkait perlu memantau perkembangan usaha OAP.

“Pemerintah Daerah juga harus jeli melihat perkembangan yang dialami oleh Mama-mama asli Tolikara dalam dunia usaha. Hentikan non OAP yang menjual bahan-bahan lokal seperti, sayur, rica, dan hasil kebun lainnya,” pinta Muru Wonda.
Seperti diketahui kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD 2025-2029 berlangsung selama satu (1) hari. Peserta terdiri dari unsur Legislatif, semua pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan stakeholder.

Visi pembangunan Kabupaten Tolikara sebagaimana yang dipaparkan dalam kegiatan Konsultasi Publik Rancangan Awal RPJMD 2025-2029 yakni: “Terwujudnya Tolikara Yang Religius, Berbudaya, Mandiri, Adil dan Sejahtera”. Adapun misi pembangunan antara lain: Mengembangkan Tolikara sebagai Pusat Kerohanian dan Pusat Kebudayaan; Melestarikan Lingkungan Hidup Yang Selaras Dengan Adat dan Budaya; Meningkatkan Infrastruktur Daerah Yang Adil dan Merata; Mengembangkan Kualitas Sumberdaya Manusia (SDM) Unggulan dan Berkelanjutan; Mengembangkan Perekonomian Daerah Dari Kampung Sampai ke Kota; dan Menciptakan Pelayanan Publik yang Berkualitas.
Dalam mendorong percepatan pencapaian visi, misi sesuai target pembangunan dalam RPJMD Kabupaten Tolikara Tahun 2025-2029 diperlukan orkestrasi secara kebersamaan dan terkoordinasi dimulai dari perencanaan hingga implementasi kebijakan yang terintegrasi dengan melibatkan dukungan seluruh stakeholder pembangunan di Kabupaten Tolikara.[Diskominfo Tolikara]












