Pimpin Apel Pagi, Asisten I Setda Tolikara Sampaikan Sejumlah Pesan Penting

KARUBAGA[papuani.com]-Asisten I Setda Kabupaten Tolikara, Samuel Kogoya, S.H.,M.M.,M.Ak memimpin apel pagi di halaman Kantor Bupati, Senin (3/11/2025).

Dalam arahannya, Asisten I Samuel Kogoya menyampaikan sejumlah hal penting dan beberapa agenda kegiatan pada minggu berjalan. Ia menyoroti tingkat kehadiran ASN yang dinilainya masih perlu ditingkatkan.

Ia menegaskan bahwa berdasarkan pengamatan, apel pagi dihadiri oleh ASN yang itu-itu saja. Hal ini menunjukkan masih banyak pegawai yang belum disiplin.

“Saya melihat peserta apel sering kali orang-orang yang sama setiap minggunya. Artinya masih banyak ASN yang belum ikut apel. Ini harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.

Beliau juga mengingatkan agar pimpinan OPD memperhatikan laporan kehadiran staf masing-masing, sehingga data yang dilaporkan benar-benar mencerminkan kondisi sebenarnya. Ia menilai masih ada ASN yang datang ke kantor setelah apel selesai.  

Selain itu, Asisten I mengimbau agar bendahara setiap OPD lebih aktif mengikuti apel, karena banyak arahan pimpinan yang berkaitan langsung dengan pelaksanaan tugas dan pengelolaan anggaran, seperti penyusunan SPJ dan penerapan anggaran. Ia menekankan pentingnya kedisiplinan dan etos kerja di lingkungan pemerintahan. Kita semua bekerja dalam satu sistem.

“Tidak boleh ada ASN yang merasa lebih penting dari yang lain. Apel pagi merupakan bagian dari pembentukan kedisiplinan dan mentalitas ASN,” ujarnya.

Samuel Kogoya juga mengatakan, beberapa kegiatan penting dalam pekan ini antara lain, evaluasi Renstra OPD dan kuliah umum Program beasiswa ASN Tolikara.

Dalam kegiatan evaluasi Renstra, pimpinan OPD akan mempresentasikan Rencana Strategis OPD untuk lima tahun ke depan. Ditegaskan bahwa agar penyusunan Renstra harus selaras dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati.

Kuliah Umum Program Beasiswa ASN Tolikara dilaksanakan pada hari Kamis (6/11/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari program kerja Bupati dan Wakil Bupati untuk mencetak 50 doktor, 200 magister (S2), dan 1.000 sarjana (S1). ASN yang sudah mendaftar diimbau untuk mempersiapkan diri. Pada hari Rabu, tim pengajar dari Universitas Cenderawasih (UNCEN) Jayapura dijemput di Wamena.

Pada kesempatan yang sama, Asisten I Samuel Kogoya juga menyampaikan mengingatkan bahwa waktu efektif kerja tersisa sekitar 42 hari. Ia menegaskan agar seluruh OPD segera menuntaskan penyerapan dan pelaporan anggaran tahun 2025, baik kegiatan fisik maupun nonfisik, sehingga tidak ada sisa anggaran (SILPA).

“Dana yang belum digunakan harus segera dicairkan dan dimanfaatkan sesuai program, termasuk Dana Desa dan BLT.Jangan sampai pekerjaan terbawa ke tahun 2026,” tegasnya.

Asisten I menutup arahannya dengan mengajak seluruh ASN dan pimpinan OPD untuk terus berinovasi dan bekerja dengan sungguh-sungguh, sehingga setiap OPD dapat memberikan hasil kerja yang nyata dan signifikan.[Diskomdigi Tolikara]*

Post View : 471

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *