Pj Bupati Tolikara Marthen Kogoya Pimpin Apel Gabungan Perdana Usai Terima SK Perpanjangan Masa Jabatan

KARUBAGA[papuani.com]-Usai menerima SK perpanjangan masa jabatan yang ketiga kali (28/10) dan menggelar acara syukur (3/11), Pj Bupati Tolikara Marthen Kogoya, SH.,M.AP memimpin Apel Gabungan perdana di lapangan Merah Putih Karubaga, Senin (4/11/2024).

Mengawali sambutannya, Pj Bupati Marthen Kogoya mengucap syukur kepada Tuhan karena atas pertolongan dan penyertaan-Nya sehingga seluruh proses penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat di Kabupaten Tolikara masih terus berlangsung hingga saat ini.

Selanjutnya, dalam arahannya Pj Bupati Marthen Kogoya menyampaikan beberapa hal untuk diperhatikan bersama dalam menyukseskan Pilkada Serentak, yakni pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tolikara dan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Papua Pegunungan.

“Kita akan masuk dalam perhelatan agenda nasional yakni Pilkada Serentak. Agenda Pilkada Serentak ini merupakan yang pertama diselenggarakan bangsa dan negara kita. Untuk itu saya mengajak bapak dan ibu semua, aparatur pemerintah daerah, TNI/Polri, seluruh masyarakat Tolikara untuk menyukseskan agenda nasional ini,” ujar Pj Bupati Marthen Kogoya.

Demi terciptanya pesta demokrasi yang aman dan damai, Pj Bupati Marthen Kogoya mengimbau kepada seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara untuk menjaga netralitas dalam Pilkada Serentak. Hendaknya setiap ASN berperan sesuai tugas dan fungsi masing-masing agar Pilkada Serentak dapat berjalan sesuai harapan bersama.

“Sebagai ASN, kita wajib menjaga netralitas kita. Tidak dibenarkan kita terlibat secara langsung dalam seluruh proses pemilihan yang sedang berjalan ini. ASN yang terlibat tentu pasti akan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Saya mengajak kita semua untuk mengikuti aturan yang berlaku di negara ini. Kita diatur oleh undang-undang, tidak boleh seenaknya saja terlibat secara langsung di dalam politik. ASN diberi hak untuk memilih, tetapi tidak tidak diberi hak untuk terlibat secara langsung dalam politik,” kata Pj Bupati Marthen Kogoya.

“ASN yang terlibat aktif dalam politik berarti tidak paham aturan. ASN yang terlibat politik akan kita proses agar menjadi pembelajaran ke depan. Dalam pesta demokrasi lima tahunan ini, kita harus betul-betul bersikap netral. Kalau ASN terlibat aktif dalam politik berarti dampaknya pasti akan terjadi gesekan karena anda menggunakan fasilitas negara untuk calon tertentu, itu fatal,” tegasnya.

Pj Bupati Marthen Kogoya mengajak semua pihak untuk bersinergi dan berkolaborasi mewujudkan Pilkada di Tolikara yang aman, tertib dan damai. Menurutnya, keamanan dan ketertiban bukan hanya tugas TNI/Polri semata melainkan menjadi tanggung jawab semua pihak.

“Anggota TNI/Polri juga tidak diberi hak untuk memilih, tetapi harus mengawal dan memastikan semua proses ini dapat berjalan dengan baik, aman dan tertib. Untuk keamanan dan ketertiban dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan, lebih khusus pelaksanaan agenda nasional ini, bukan hanya menjadi tanggung jawab TNI/Polri tetapi menjadi tanggung jawab kita semua. Tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh perempuan, kaum intelektual dan seluruh masyarakat, mari kita menjaga daerah yang kita cinta ini agar Tolikara tetap aman dan damai,” pesannya.

Pj Bupati Marthen Kogoya juga mengimbau secara khusus kepada phak penyelenggara Pilkada Serentak yakni KPU, PPD dan PPS agar menjalankan tugas dan tanggung jawab secara benar sesuai amanat undang-undang. Demikian juga kepada Bawaslu, ia berpesan agar dapat menjalankan tugas pengawasan secara baik. Pasalnya, dana yang digelontorkan Pemerintah Daerah untuk pesta demokrasi ini sangat besar sehingga ia berharap Pilkada dapat berjalan aman, sukses dan berkualitas.

“Kebijakan anggaran oleh Pemerintah Kabupaten Tolikara sangat besar. Saya berharap, dengan dana yang kita berikan ini, kualitas pemilih juga harus baik, jangan asal-asal. Dana yang bersumber dari APBD yang sudah kita anggarkan ini harus digunakan secara bijak dan benar serta dilaporkan kepada Pemerintah Daerah,” tandasnya.

Di akhir sambutannya, Pj Bupati Marthen Kogoya menyampaikan bahwa SK perpanjangan masa jabatannya terhitung sejak tanggal 17 Oktober 2024. Ia juga mengatakan, terdapat banyak tantangan yang harus ia hadapi terutama datang dari mereka yang berkeinginan untuk menduduki jabatan Pj Bupati Tolikara.

“Pada kesempatan ini saya juga sampaikan bahwa dengan diperpanjang SK jabatan saya pada tanggal 17 Oktober yang lalu maka ke depan saya menjalankan tugas saya sebagai Penjabat Bupati Tolikara. Tentu dalam proses ini ada riak-riak yang datang dari kelompok atau oknum-oknum, baik ASN dalam internal Pemerintah Daerah maupun dari luar yang berusaha merebut posisi Pj Bupati. Tetapi rupanya Tuhan masih berkenan kepada saya untuk melanjutkan posisi ini,” tuturnya.

“Untuk hal ini, saya secara pribadi dan keluarga mengucap syukur karena campur tangan Tuhan yang maha kuasa. Bukan karena saya hebat tetapi karena berkat pertolongan Tuhan semata-mata. Saya mengucap terima kasih kepada kita semua, TNI/Polri terutama ASN atas segala dukungan dalam kepemimpinan saya selama 2 tahun yang kita lewati bersama. Tanpa dukungan bapak ibu, tidak mungkin jabatan saya diperpanjang. Atas dukungan yang luar biasa ini, sekali lagi saya mengucapkan terima kasih,” ucap Pj Bupati Marthen Koogoya. 8

Apel Gabungan di lapangan Merah Putih Karubaga berjalan aman dan hikmat dihadiri pimpinan dan staf Organisasai Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tolikara dan TNI/Polri serta para guru dan siswa-siswi SD, SMP dan SMA di Kota Karubaga dan sekitarnya.[redaksi papuni.com]

Post View : 818

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *