Program 100 Hari Kerja Bupati Willem Wandik dan Wakil Bupati Yotam Wonda

KARUBAGA[papuani.com]-Pasca dilantik Februari lalu dan acara serah terima jabatan pada Kamis (13/3/2025), Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos menyampaikan Program 100 hari kerja.

Program 100 hari kerja dimaksud merupakan bagian dari implementasi visi dan misi Tolikara RAMAH (Religius, Berbudaya, Mandiri, Adil, Sejahtera) yang diusung Bupati Willem Wandik dan Wakil Bupati Yotam Wonda.

Ketika diwawancara tim media, Senin (17/3/2025), Bupati Willem Wandik menuturkan, Program 100 hari kerja di awal masa kepemimpinannya antara lain, distribusi dana BLT, pendataan napak tilas misionaris masuk Tolikara, membangun semangat persatuan seluruh masyarakat Tolikara, dan meningkatkan pendapatan ekonomi kreatif.

“Program 100 hari kerja, pertama adalah distribusi dana Bantuan Tunai Langsung (BLT) yang bersumber dari APBN kepada seluruh masyarakat Kabupaten Tolikara yang berhak menerima dan pendataan napak tilas misionaris masuk Tolikara. Berikut adalah pemulihan melalui kegiatan KKR (Kebaktian Kebangunan Rohani),” ungkap Bupati Willem Wandik.

Terkait pemulihan melalui kegiatan KKR, Bupati Willem Wandik menjelaskan, program tersebut digelar di sejumlah tempat melibatkan remaja, pemuda dan seluruh warga Gereja di Kabupaten Tolikara.

“Kami harus mulai dengan KKR untuk memulihkan persatuan, karena kehadiran kami adalah untuk pemersatu. Sudah sekian lama warga Gereja di Kabupaten Tolikara tercerai berai. Ini berdampak pada pelayanan secara spiritual oleh Gereja dan pembangunan yang telah, sedang dan akan didorong oleh Pemerintah Kabupaten Tolikara. Oleh karena itu yang pertama kami dorong adalah mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu,” ucapnya.

Program 100 hari kerja Bupati Willem Wandik dan Wakil Bupati Yotam Wonda juga terfokus pada upaya peningkatan pendapatan ekonomi kreatif berbasis potensi daerah setiap wilayah.

“Berikut yang kami lakukan adalah terkait ekonomi kreatif, di wilayah Timur yaitu Bokondini, di tengah yaitu Kota Karubaga, wilayah Barat di Kanggime, dan Utara di daerah Kembu, sesuai dengan potensi daerah di Kabupaten Tolikara,” tutur Bupati Willem Wandik.[Diskominfo Tolikara]

Post View : 1915

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *