Tinjau Jembatan Kali Wolo, Wermus Wenda Ungkap Fakta Konstruksi dan Anggaran

Wamena[papuani.com]-Menjawab berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat terkait kondisi Jembatan Kali Wolo, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU PR) Provinsi Papua Pegunungan turun langsung melakukan peninjauan lapangan, Kamis (5/11/2026).

Peninjauan tersebut dipimpin Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU PR Provinsi Papua Pegunungan, Wermus Wenda, S.T., bersama rombongan dan didampingi Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) Provinsi Papua Pegunungan.

Kegiatan ini bertujuan memastikan kondisi fisik konstruksi jembatan, melihat kemampuan jembatan ketika dilalui kendaraan bermuatan, sekaligus memeriksa pekerjaan timbunan yang masih perlu diselesaikan pada bagian akses menuju jembatan.

Ket. Foto: Peninjauan Jembatan Kali Wolo dipimpin Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas PU PR Provinsi Papua Pegunungan, Wermus Wenda, S.T bersama rombongan dan didampingi Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Diskominfosatik) Provinsi Papua Pegunungan, Kamis (5/11/2026).

Dalam pemeriksaan di lapangan, tim melakukan pengujian lintasan menggunakan dua unit truk bermuatan pasir dengan total muatan sekitar sembilan ton lebih serta satu unit kendaraan Strada Triton. Pengujian tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi jembatan saat dilintasi kendaraan roda empat dengan muatan.

Dalam keterangannya, Wermus Wenda menjelaskan bahwa secara umum pekerjaan konstruksi utama Jembatan Kali Wolo telah selesai. Namun, masih terdapat pekerjaan lanjutan berupa penimbunan pada bagian akses menuju jembatan yang perlu segera dituntaskan.

“Jembatannya sudah selesai. Hanya kurang timbunan saja yang belum kami kerjakan. Jadi, masyarakat perlu memahami bahwa pekerjaan yang masih tersisa saat ini adalah timbunan pada bagian akses jembatan,” jelas Wermus di lokasi peninjauan.

Ia juga menerangkan bahwa pembangunan abutment atau struktur penyangga pada ujung jembatan telah dilakukan agar masyarakat dapat memanfaatkan akses yang tersedia. Meski demikian, akses tersebut masih bersifat sementara dan belum merupakan penataan akhir yang permanen.

“Kami sudah membangun abutment supaya masyarakat bisa lewat. Namun, akses yang digunakan sekarang ini masih bersifat sementara. Saya pertegas lagi, ini bukan kondisi permanen. Setelah pekerjaan timbunan selesai, selanjutnya akan dilakukan penataan agar akses jembatan dapat dimanfaatkan secara permanen,” tegasnya.

Wermus menambahkan, pekerjaan timbunan direncanakan segera dilaksanakan dalam waktu dekat setelah seluruh kebutuhan pelaksanaan pekerjaan dipersiapkan. Dengan demikian, penyempurnaan akses jembatan menjadi salah satu perhatian utama Dinas PU PR saat ini.

Wermus Luruskan Informasi Anggaran Rp. 39 Miliar

Selain memeriksa kondisi fisik jembatan, peninjauan tersebut juga menjadi momentum bagi Dinas PU PR Provinsi Papua Pegunungan untuk memberikan klarifikasi mengenai informasi anggaran pembangunan Jembatan Kali Wolo yang sebelumnya ramai diperbincangkan masyarakat.

Wermus Wenda menegaskan bahwa informasi mengenai anggaran sebesar Rp. 39 miliar yang dikaitkan dengan pembangunan jembatan tersebut tidak sesuai dengan data anggaran yang disampaikannya.

Menurutnya, anggaran pekerjaan pada tahun 2025 berada di kisaran Rp. 10,3 miliar, bukan Rp. 39 miliar sebagaimana informasi yang sebelumnya beredar.

“Anggaran tahun kemarin itu sekitar Rp. 10,3 miliar. Jadi, kalau ada yang menyampaikan bahwa anggaran jembatan ini Rp. 39 miliar, itu tidak benar. Masyarakat harus memahami dengan baik supaya tidak menerima informasi yang keliru,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pekerjaan tersebut telah menjadi objek pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Menurut keterangannya, tim pemeriksa BPK telah mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap pekerjaan dan anggaran tahun 2025.

“Pemeriksaan BPK sudah dilakukan. Mereka sudah datang ke tempat ini dan memeriksa pekerjaan serta anggaran tahun 2025. Jadi, jangan sampai masyarakat mendapatkan informasi yang tidak sesuai dengan fakta,” katanya.

Pihak PU PR berharap masyarakat dapat memperoleh informasi secara langsung dari instansi teknis yang menangani pembangunan tersebut. Hal ini penting agar tidak terjadi kesalahpahaman maupun penyebaran informasi yang belum terkonfirmasi terkait kondisi fisik dan besaran anggaran pembangunan jembatan.

Oraen Uaga Apresiasi Penjelasan Langsung Pemerintah

Sementara itu, salah satu pemuda setempat, Oraen Uaga, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, khususnya Dinas PU PR, yang telah turun langsung memberikan penjelasan mengenai kondisi Jembatan Kali Wolo.

Oraen mengungkapkan bahwa sebelumnya sejumlah anggota DPR Provinsi Papua Pegunungan bersama rombongan pernah mendatangi lokasi jembatan dan menyampaikan informasi mengenai anggaran pembangunan sebesar Rp. 39 miliar.

Namun, setelah melihat langsung kondisi jembatan serta mendengarkan penjelasan dari pihak PU PR, ia mengaku mendapatkan informasi yang berbeda mengenai besaran anggaran tersebut.

“Kemarin anggota DPR Provinsi Papua Pegunungan bersama rombongan datang ke lokasi jembatan ini dan menyampaikan bahwa jumlah anggarannya Rp. 39 miliar. Tetapi hari ini saya melihat dan mendengarkan langsung penjelasan dari pihak PU PR Provinsi Papua Pegunungan bahwa informasi tersebut tidak benar,” ungkap Oraen.

Ia berharap penjelasan langsung dari instansi teknis pemerintah dapat memberikan kepastian informasi kepada masyarakat sehingga tidak menimbulkan kebingungan akibat perbedaan keterangan yang berkembang.

Oraen juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, terutama Gubernur dan Wakil Gubernur, atas perhatian terhadap pembangunan infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan, dalam hal ini Gubernur dan Wakil Gubernur, karena pihak PU PR sudah datang langsung dan memberikan penjelasan kepada kami. Dengan begitu, kami sebagai masyarakat bisa mengetahui kondisi sebenarnya,” ujarnya.

Penyelesaian Timbunan Jadi Fokus Berikutnya

Peninjauan Jembatan Kali Wolo pada 5 November 2026 menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan dalam memastikan perkembangan pembangunan infrastruktur sekaligus memberikan informasi langsung kepada masyarakat.

Dinas PU PR menegaskan bahwa pekerjaan konstruksi utama jembatan telah diselesaikan, sedangkan penimbunan dan penyempurnaan akses masih menjadi pekerjaan yang perlu ditindaklanjuti.

Pemerintah berharap masyarakat dapat memahami kondisi jembatan secara menyeluruh serta mengutamakan informasi yang bersumber dari instansi berwenang dan dapat dipertanggungjawabkan.

Dengan adanya peninjauan langsung tersebut, penyelesaian pekerjaan timbunan dan penataan akses permanen diharapkan segera dilakukan sehingga Jembatan Kali Wolo dapat dimanfaatkan masyarakat secara lebih optimal dengan memperhatikan aspek keamanan dan kelayakan konstruksi.[Diskominfosatik Prov. Papua Pegunungan]

Post View : 176

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *