Tolikara Siaga 1, Bupati Willem Wandik Instruksikan Warga di Titik Rawan Bencana Segera Mengungsi

KARUBAGA[papuani.com]-Bupati Tolikara, Willem Wandik, S.Sos., resmi menetapkan status Siaga 1 bagi seluruh wilayah Kabupaten Tolikara mulai hari ini, Selasa (11/2/2026). Langkah ini diambil menyusul cuaca ekstrem yang terus melanda dan berisiko tinggi memicu bencana alam.

Bupati mengimbau seluruh warga yang bermukim di titik-titik rawan bencana seperti lereng gunung, tebing terjal, serta bantaran sungai untuk segera mengevakuasi diri ke area yang lebih stabil.

“Saya minta perhatian serius bagi warga di celah gunung dan pinggir kali. Segera keluar dari situ dan cari tempat yang dipastikan aman dari longsor,” tegas Bupati Willem Wandik dalam keterangannya.

Menyikapi situasi darurat ini, Bupati mengeluarkan instruksi keras kepada seluruh ASN, Kepala Distrik, dan Kepala Kampung untuk tetap berada di lokasi tugas masing-masing. Kehadiran aparatur pemerintah di tengah masyarakat dianggap krusial untuk memastikan penanganan tanggap darurat berjalan cepat.

“Jangan sampai masyarakat berjuang sendiri naik-turun gunung untuk mencari bantuan. Satu nyawa warga Tolikara sangat berarti bagi kita. Manusia adalah subjek utama pembangunan, jadi jangan ada yang luput dari perhatian,” tambahnya.

Hingga saat ini, beberapa lokasi di Tolikara dilaporkan telah terdampak longsor, di antaranya wilayah Kuraneri, Kanomen, Kolime, Aburage, dan Lokonma. Pemerintah Daerah telah menyiagakan langkah-langkah penanganan melalui Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) untuk fokus pada evakuasi dan tindakan darurat, Dinas Sosial dan Dinas Ketahanan Pangan memastikan ketersediaan bantuan logistik. Serta Dinas Kesehatan menyiagakan Posko Induk di Kota Karubaga.

Bupati Willem Wandik meminta para kepala distrik dan kepala kampung untuk memandu warga terdampak agar mendapatkan layanan bantuan sesuai dengan prosedur tetap (protap) yang telah ditetapkan pemerintah daerah di Posko Induk.[Diskomdigi Tolikara]*

Post View : 725

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *