Pj Bupati Marthen Kogoya Imbau kepada Seluruh Masyarakat Tolikara untuk Menjaga Keamanan dan Ketertiban Saat Pleno KPU

KARUBAGA[papuani.com]-Penjabat (Pj) Bupati Tolikara, Marthen Kogoya, SH.,M.AP mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban rapat pleno rekapitulasi hasil perhitungan suara tingkat Kabupaten Tolikara. Hal itu disampaikannya kepada media, Rabu 28 Februari 2024.

“Sebagai Kepala Daerah, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Tolikara agar tenang terkait dengan pleno hasil perhitungan suara pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Legislatif dan DPD. Berikan kesempatan kepada KPU sebagai penyelenggara dengan seluruh perangkatnya, PPD dan PPS untuk melakukan rapat pleno,” ujar Pj Bupati Marthen Kogoya

Kepada seluruh Caleg dan pimpinan Partai Politik, Pj Bupati Marthen Kogoya berpesan agar mampu memberikan edukasi atau pendidikan politik yang baik kepada para pendukung. Hal itu dilakukan agar pesta demokrasi di Tolikara menjadi lebih matang, dewasa dan berkualitas.

“Kita perlu memberikan pendidikan politik yang baik kepada masyarakt agar pesta demokrasi atau pemilihan seperti ini di Tolikara ke depan dapat berjalan lebih matang dan dewasa,” ucapnya.

Pj Bupati Marthen Kogoya juga mengatakan, soal kalah dan menang dalam pesta demokrasi merupakan hal yang wajar. Ia meminta setiap Caleg dan Pimpinan Partai Politik agar bisa menerima hasil rekapitulasi perhitungan perolehan suara. Tidak dibenarkan jika ada oknum yang melakukan protes berlebihan dan memprovokasi masyarakat untuk melakukan hal-hal yang tidak diinginkan.

“Perlu saya tegaskan, apapun hasil yang ditetapkan berdasarkan perolehan atau hasil perhitungan di TPS-TPS yang direkap oleh KPU, kita semua untuk terima dengan jiwa besar dan lapang dada. Dalam demokrasi kalah menang itu hal biasa. Tidak perlu kita melakukan aksi protes berlebihan yang menimbulkan konflik horisontal dan berdampak pada gangguan Kamtibmas. Ini harus kita hindari dan kita jauhi. Kita bersama-sama menjaga rakyat kita di Tolikara, agar tetap aman dan bisa beraktivitas dengan baik,” tegasnya.

Terkait rapat pleno KPU Kabupaten Tolikara dilakukan di Kota Wamena, Pj Bupati Marthen Kogoya menjelaskan, hal itu dilakukan atas dasar pertimbangan keamanan dan ketertiban.

“Karena kondisi sarana di Tolikara, terutama gedung atau kantor yang layak dan aman bagi KPU untuk melakukan pleno belum ada sehingga KPU memutuskan melakukan pleno di luar wilayah hukum Tolikara. Jadi demi alasan keamanan, diperbolehkan. Yang paling utama adalah keamanan kita jaga bersama-sama. Apalagi kita berada di wilayah hukum orang lain,” jelasnya.

“Jadi saya pesan kepada seluruh warga Tolikara yang mengikuti pleno di Wamena agar menjaga keamanan dan ketertiban bersama. Jangan mencoreng nama baik Tolikara karena perbuatan Ketua Partai atau Caleg-caleg yang tidak terima kekalahan dan memprovokasi para pendukung. Kita semua harus bertanggung jawab untuk menjaga Kamtibmas di Kabupaten Jayawijaya sebagai tempat Pleno KPU Tolikara,” tegas Pj Bupati Marthen Kogoya.[redaksi papuani.com]*

Post View : 673

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *