Pimpinan dan Anggota DPRK Tolikara Turun Langsung ke Lapangan, Upayakan Perdamaian dan Redam Konflik Horizontal

Karubaga,Tolikara[papuani.com]-Pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Tolikara turun langsung ke lapangan untuk melakukan pendekatan, koordinasi, dan komunikasi perdamaian guna meredam konflik horizontal antar-kelompok yang terjadi sebelumnya.

Aksi turun lapangan yang dilaksanakan pada Rabu (28/10/2026) ini melibatkan seluruh unsur pimpinan dan anggota DPRK sebanyak 38 orang secara lengkap. Kehadiran seluruh wakil rakyat ini menegaskan komitmen mereka untuk memastikan ketegangan di tengah masyarakat dapat segera diselesaikan secara damai.

Ketua DPRK Tolikara, Meinus Y. Wenda, S.IP dalam keterangannya menyatakan bahwa kehadiran mereka di tengah-tengah masyarakat merupakan wujud tanggung jawab moral sebagai pemimpin yang lahir dari rakyat.

“Kami pimpinan dan anggota DPRK Tolikara 38 orang ada karena rakyat Tolikara, sehingga kami harus turun lapangan melihat langsung dan mendatangi 3 titik pertemuan. Tujuan pendekatan kepada rakyat ini adalah untuk koordinasi dan komunikasi perdamaian. Kami jadi pemimpin oleh rakyat untuk rakyat,” ungkap Ketua DPRK Meinus Y. Wenda.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa konflik harus dihentikan demi masa depan daerah. “Kami turun ini untuk mencegah tidak boleh perang lagi. Kita harus membangun daerah kita, Tanah Tolikara, Tanah Injil,” tegasnya.

Dalam peninjauan kali ini, tim DPRK mendatangi tiga titik lokasi berbeda yang menjadi pusat konsentrasi kelompok yang bertikai. Lokasi pertama berada di kawasan Kogome, lokasi kedua di sekitar area Losmen atau Agung Mulia, dan lokasi ketiga di Kelabugi yang melibatkan pihak keluarga korban dari orang tua asal Kembu.

Sebagai bentuk kepedulian dan dukungan terhadap warga yang berkumpul dari berbagai wilayah seperti Kembu, Kangime, dan seluruh penjuru Tolikara, pihak DPR turut menyerahkan bantuan logistik berupa bahan makanan seperti gula dan kopi untuk kebutuhan konsumsi warga di posko masing-masing.

Saat ini, warga dilaporkan masih bertahan di posko masing-masing dan dijadwalkan akan segera kembali ke rumah usai kegiatan hari ini rampung. Langkah penanganan selanjutnya akan diarahkan pada proses diskusi adat guna merumuskan penyelesaian masalah secara tuntas.

Melalui upaya bersama ini, pimpinan dan jajaran DPRK Tolikara memastikan bahwa situasi di wilayah tersebut tetap aman dan terkendali. “Tolikara Tanah Injil tetap aman dan terkendali dan selalu dalam penyertaan Tuhan Yesus,” pungkas Ketua DPRK Meinus Y. Wenda.[Diskomdigi Tolikara]*

Post View : 471

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *